Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hal penting yang harus diperhatikan ketika di Jepang

Interpreter Gadungan - Hal penting yang wajib diperhatikan selain dokumen penting saat di Jepang adalah paspor, uang yen, pakaian yang cocok sesuai musimnya, tiket kereta, hotel yang akan ditinggali atau tujuan destinasi jelas. Hal lain yang harus diperhatikan adalah perbedan budayanya. Jangan sampai terjadi salah paham. Contohnya adalah berdiri di eskalator sebelah kiri, masuk onsen harus mandi terlebih dahulu, dll.

Hal penting yang harus diperhatikan ketika di Jepang

Berikut ini adalah lanjutan Hal yang perlu diperhatikan saat di Jepang:

16. Kursi prioritas

Kalo aturan ini bukan hanya Indonesia dan Jepang, tapi negara lain juga mungkin sama ya. Kursi prioritas dikhususkan untuk ibu hamil, yang bawa anak kecil, manula dan yang berkebutuhan khusus, tapi kadang di Indonesia masih melihat kelakukan abnormal tersebut. Oknum ini duduk di kursi prioriras dengan seenaknya. Kalo kosong semua sih, masih nggak ada masalah ya. 

Untungnya security kereta sekarang lebih bagus karena akan menegur atau mempersilahkan orang yang lebih berhak untuk duduk di kursi tersebut.

Jika di Jepang, orang Jepang malu banget jika duduk di kursi prioritas. Malah banyak dari mereka yang lebih memilih berdiri meskipun kursi kereta kosong.

Baca Juga: Kereta Api Jepang, Saikou!

17. Berdiri di eskalator sebelah kiri

Jika kamu berada di wilayah selain Osaka, maka kamu harus berdiri dan antri disebelah kiri jika akan naik eskalator. Bagi yang terburu buru, maka harus jalan di sebelah kanan karena kegunanan lajur kanan adalah bagi mereka yang ingin jalan lebih cepat.

Jika di Osaka, maka kebalikannya ya. Lucu ya, beda daerah beda aturan.

Jika di Indonesia, pasti lajur kanan dan kiri ditutup ama orang, akhirnya jika mau jalur cepat, maka harus bilang permisi terlebih dahulu. Masih belum rapi, tapi menuju ke yang baik kok. 

18. Gunakan cara lain jika perdebatanmu menemui jalan buntu

Orang Jepang terkadang muter muter untuk ngobrolnya. Mereka takut menyinggung, tapi jika orang yang mau disinggungnya nggak merasa, ya wassalam. Tapi, gunakan cara lain agar omongan bisa dimengerti dengan jelas. Hindari debat ya, mereka nggak mau soalnya. 

19. Lepas sepatu saat di rumah

Kalo ini peraturannya mirip di Indonesia. Jika masuk rumah ya harus lepas sandal dan sepatu karena bagian dalam rumah yang diubin atau dikeramik lebih bersih. Jepang juga sama, biasanya dilakukan di genkan (pintu masuk).

Untuk toilet, gunakan sandal khusus toilet. Begitupun dengan kamar mandi menggunakan sandal khusus.

Baca Juga: Suka duka tinggal di Jepang

20. Sumpit berdiri, no!

Jangan sekali kali menancapkan sumpit di atas nasi karena dianggap nggak sopan. Sumpit yang ditancapkan di nasi khusus digunakan pada orang yang telah mati.

21. Makan makanan toko lain di toko yang didatangi

Jangan bawa makanan luar di tempat atau resto yang didatangi karena dianggap nggak sopan. Aku tanpa sengaja makan snack ketika menunggu makanan mie datang. Temen Jepangku langsung memberitahukannya agar menyimpan makanan luar tersebut. Ups.

22. Jangan makan makanan dijalanan

Jepang itu jalanannya bersih banget. Mungkin bisa dibilang 95% Jepang bersih dari sampah. Karena pentingnya kebersihan ini, maka jika kamu makan dijalanan diharapkan tidak melakukannya. Kenapa, nanti makanan jatuh dijalanan dan akan mengotorinya. Usahakan makan langsung ditempatnya sendiri. Meskipun berdiri juga harap makan di restoran tersebut jangan dimakan di jalanan.

23. Bersihkan badan jika akan masuk onsen

Jepang terkenal dengan pemandian air panasnya. Biasanya disebut dengan onsen. Jika kamu mau masuk onsen, kamu harus mandi seperti biasa dengan menggunakan sabun, sampo atau sikat gigi. Setelah bersih semua, kamu bisa masuk onsen. Masuk onsen bukan untuk membersihkan badan, tapi untuk menenangkan badan dan pikiran.

Hal penting yang harus diperhatikan ketika di Jepang
Kusatsu Onsen

24. Masuk onsen wajib tanpa kain penutup

Iya, alias telanj*ng. Kamu nggak boleh menggunakan singlet, beha, kaos dalam, kaos, celana pendek atau celana dalam ketika masuk onsen. Kenapa? karena dianggap kotor. Aurat dong? Ya iya, kamu nggak suka ya jangan masuk onsen, mau masuk onsen ya nggak usah mikirin aurat orang lain. Kalo perlu tutup matamu biar tetap bisa menikmati onsen. 

Aku juga awalnya malu dan risih ketika masuk onsen pertama kali, tapi ketika beberapa kali, aku nggak memedulikannya lagi. Bbahkan ketika masuk onsen, nggak ada pikiran jor*k apapun, toh mandi juga terpisah antara laki laki dan perempuan.

25. Berkendara di sisi kiri

Jika kamu berkendara di Jepang, harus sebelah kiri ya. Hampir sama dengan peraturan di Indonesia. Naik sepeda juga sama. Awas, hati hati jika berkendara, jika salah, maka pengemudi sepedapun akan diminta ganti rugi lho. Yang salah harus dihukum!

Baca Juga: Rambu lalu lintas unik Jepang

26. Jangan buang sampah sembarangan

Indonesia juga sama, nggak boleh buang sampah sembarangan. Tapi kenyataannya? Banyak sampah bertebaran. Jika di Jepang, ketika kamu akan buang sampah, maka harus dipilah terlebih dahulu, bunbetsu namanya. Ada plastik, bahan mudah terbakar, bahan susah terbakar dan kaleng. Setiap kota biasanya berbeda kapan waktu pengumpulan sampah dan pemilahan sampahnya.

Aku dan teman teman pernah salah buang sampah dihari tertentu, dan tahu apa yang terjadi? Sampah nggak diambil dan tumpukan sampah ditempeli agar dipilah terlebih dahulu isinya. Wow, setelahnya kita ditegur oleh hancho atau ketua RT setempat. Hihi, maaf. tapi terkadang kesalahan bukan oleh kita juga lho.

Baca Juga: Jadwal Buang sampah di Jepang

27. Meskipun jalanan kosong saat lampu merah, jangan menyebrang

Saking patuh aturannya, meskipun rambu lalu lintas merah dan nggak ada orang atau mobil disekitar, kita wajib berhenti. Bahkan bukan pas saat rambu lampu merah saja, masih kuningpun wajib berhenti. Bayangkan jika di Indonesia. Merah aja di terabas, apalagi yang kuning.

Alhamdulillah kini aturan banyak diberlakukan, sehingga pelanggar aturan juga dapat teguran sehingga lebih rapi lalu lintas di Indonesia.

28. Jangan telat

Kalo ini wajib hukumnya. Orang Indonesia terkenal dengan telatnya lho. Janjian jam 10, maka jam 10 baru keluar rumah untuk ke tempat janjian. Orang Jepang bukan orang yang tepat waktu, tapi 5 menit sebelum janjian mereka sudah ada. Hihi, asyik sih soalnya nggak ada jam ngaret.

Aku ingat ketika kerja di perusahaan penghitung barang yang tempat kerjanya selalu berpindah. Saat itu tempat kerjanya di prefektur lain dan orang yang telat ditinggal. Bukannya sadar, malah ketawa karena ditinggal. Itu merugikan tahu! Kamu membuat dirimu minus dimata orang lain, merugikan orang lain karena telat dan pekerjaan semakin lama diselesaikannya.

Hal penting yang harus diperhatikan ketika di Jepang
Kusatsu Onsen

Baca Juga: Kosakata bahasa Jepang dasar

29. Jangan foto atau memvideokan secara sembarangan

Pernah lihat video tertentu di Jepang yang gambarnya itu banyak yang buram? Itu karena mereka takut mengambil privacy orang lain, lho. Jangan sekali kali mengambil gambar tanpa izin. Makanya jika kamu akan mengambil foto atau video, izin telebih dahulu.

Begitulah hal hal yang perlu diperhatikan jika kamu akan berada di Jepang. Semoga bermanfaat dan keberadaanmu di Jepang membawa kebaikan dan petualangan yang seru.

Artikel sebelumnya: Hal yang perlu diperhatikan saat di Jepang